jalan-jalan bersama Jiamin

Hello guys, kali ini saya akan ceritakan pengalaman teman saya, Jiamin Xu, yang berjalan-jalan keliling Taiwan.

Menurut Jiamin, sebelum dia datang ke Taiwan, pada saat booking penginapan, pemilik penginapan selalu mengakhiri percakapan dengan ucapan terima kasih dan sangat sopan, karena dia berasal dari Jiangsu, ChangZhou, Daratan Cina sana, maka Jiamin merasa kok orang-orang Taiwan ini sopan bener ya? haha.. Bahkan pada saat naik pesawat, dia bersebelahan dengan seorang paman yang berasal dari Taiwan dan sepanjang perjalanan terbang ini paman itu bercakap-cakap terus mengenai sejarah Taiwan, kelebihan letak geografis dan tempat-tempat wisatanya dan bercerita mengenai kegiatan sosial yang paman itu lakukan. Well, kebiasaan yang hampir seluruh orang Taiwan lakukan pada saat memperkenalkan keunggulkan dan kelebihan pulau nya sebagai daya tarik wisatawan manca negara ini patut ditiru buat orang-orang Indo, soalnya banyak tempat wisata di Indo yang lebih bagus dari Taiwan tapi tidak terkenal. Jiamin bercerita bahwa si paman ini menjelaskan kalau di Taiwan, orang tua yang sudah pensiun rata-rata mencari kesibukan sebagai pekerja sosial (tanpa bayaran) untuk melayani warga. Setibanya pesawat di bandara SongShan Airport (Taipei), si paman tidak lupa bertukar wechat dengan Jiamin, walau sempat merasa aneh dan kikuk karena di tempat asalnya dia untuk bertukar wechat dengan orang yang baru dikenal itu bukan hal yang biasa. Niat si paman baik, dia bilang kalau ada pertanyaan seputar Taiwan dia bisa bantu Jiamin jelaskan. Betapa baiknya paman ini, dan rata-rata hampir semua orang Taiwan yang kita temui selalu ringan tangan membantu sesama. Hal ini dirasakan sebagai suatu kehangatan yang tidak ada di daratan sana. (note: daratan di sini maksudnya adalah daratan Cina)

Bandara di sini yang umum dipakai adalah Taoyuan Airport di Taoyuan, sedang Songshan Airport itu berada di Taipei. Orang Indo biasanya mendarat di Taoyuan, Taiwan. Jadi kalau bilang ketemuan di Taipei, kita harus naik taxi atau bus lagi menuju Taipei. so, jangan keliru ya.

DAY 1 Shanghai Hongqiao - Taipei Songshan 上海虹桥---台北松山

Songshan Airport

Songshan Airport

Untuk perjalanan Shanghai - Taipei, Jiamin merekomenkan pesawat Air China Cargo karena pertama kalau dari Shanghai ke bandara Hongqiao jalannya lebih enak, dan begitu sampai di Songshan juga enak transportasinya, kalau bahasa mandarinnya hen fangbian. alasan kedua adalah jam terbangnya, dari Shanghai tidak terlalu pagi, jam 12an berangkat, dan kalau balik dari Songshan ke Shanghainya jam 3 sore pesawatnya. jadi bolak balik jam terbangnya semua tidak terlalu pagi dan tidak terlalu malam. Dan, harganya pun pp cuman RMB1500 ajah! Kalau mau gampangnya, RMB ke TWD itu dikali 5 kali lipat. Sekitar 7500TWD sudah pp Shanghai-Taipei. Kalau RP nya tinggal kali aja 400 dari 7500TWD tadi, kurang lebih 3jutaan (kurs mah ga tentu berubah-ubah.)

Di Songshan setelah cap imigrasi dan mengambil koper, Jiamin melanjutkan untuk mengambil nomer kartu telepon dengan paket Internet sepuasnya selama 10 hari dari chunghwa senilai 500NT (TWD itu kadang saya tulis NT.) Dia bilang harga segitu itu feichang hua suan, maksudnya murah buangetttt...

Keluar dari bandara langsung ketemu statiun MRT, dan di sana Jiamin membeli kartu MRT bisa untuk bus dan belanja di 7-eleven juga. Kartu MRT nya beli 100NT.  Nanti tinggal di isi aja terserah mau diisi berapa itu kartu, pastinya kudu harus beli itu kartu MRT karena kepakai dimana-mana. Terus jangan lupa juga bawa buku koleksi stempel buat kumpulin stempel dari berbagai tempat. Anyway, banyak turis yang dateng ke Taiwan pasti bawa buku kecil yang nantinya diisi dengan cap stempel dari setiap tempat yang pernah dikunjungi sebagai kenang-kenangan. biasanya anak-anak cewe demen ini ngisi buku nya dengan cap-cap unik. kaya anak kecil aje mereka itu.

[nantikan update berikutnya]

 

 

Leave a Reply

Visit Us On TwitterVisit Us On Facebook